Pelaksanaan Wisuda Angkatan Ke-5 SMP Islam dan MA Fathonul Burhan menjadi momentum penting bagi seluruh unsur lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Fathonul Burhan. Selain menjadi ajang pelepasan para lulusan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, solidaritas, serta sinergi antarunit pendidikan.
Kepala MA Fathonul Burhan, Edi Abdillah, S.Kom., mengatakan bahwa wisuda bukan sekadar kegiatan seremonial di penghujung masa pendidikan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk semakin mengukuhkan soliditas seluruh unsur yang berada di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Fathonul Burhan.
Ia menjelaskan, berbagai prestasi berhasil diraih oleh para lulusan SMP Islam maupun MA Fathonul Burhan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti dari proses pendidikan dan pembinaan yang terus dikembangkan oleh lembaga.
Menurut Edi, Fathonul Burhan secara bertahap terus berupaya membangun reputasi lembaga melalui penguatan sistem pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan, serta membuka lebih banyak ruang kreativitas bagi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan berbagai program pelatihan.
Salah satu capaian yang membanggakan datang dari lulusan MA Fathonul Burhan. Sebanyak sembilan siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SPAN-PTKIN. Selain itu, lima lulusan lainnya mengikuti seleksi melalui jalur UM-PTKIN, sementara dua siswa menjalani proses seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di kawasan Timur Tengah.
Edi berpesan agar para lulusan tidak menjadikan wisuda sebagai akhir dari proses belajar.
“Jangan pernah berhenti mencari ilmu. Tetaplah menjaga nilai-nilai luhur seorang santri serta menjaga nama baik diri dan almamater di mana pun nantinya berada,” pesannya.
Lulusan Diminta Selalu Melihat dan Menebarkan Kebaikan
Sementara itu, Kepala SMP Islam Fathonul Burhan, Ridwan, M.E., mengingatkan para lulusan agar mampu mempersiapkan diri menghadapi perubahan dan tantangan zaman.
Ia mengutip sebuah pepatah Arab, Likulli marhalatin mutaqallabatuha, wa likulli marhalatin muqtadhayyatuha, wa likulli marhalatin rijaluha, yang menggambarkan bahwa setiap masa memiliki tuntutan, konsekuensi, serta generasi yang menjadi pelaku sejarah pada masanya.
Menurut Ridwan, berakhirnya satu jenjang pendidikan menjadi awal bagi para siswa untuk memasuki tahapan kehidupan berikutnya dengan tantangan yang berbeda.
Ia juga mengajak para lulusan untuk memiliki cara pandang seperti lebah yang selalu mencari bunga dan sumber kebaikan di mana pun berada.
“Jadilah mata seperti mata lebah. Di mana pun berada, tetaplah melihat sisi kebaikan. Fokuslah pada hal-hal baik, sesuatu yang membawa manfaat dan menjadi sumber kebaikan,” ujarnya.
Ridwan menambahkan bahwa masa depan sangat dipengaruhi oleh apa yang dilakukan seseorang pada hari ini. Karena itu, para lulusan diminta mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya sekaligus memperbanyak amal dan perbuatan positif.
Menurutnya, setiap kebaikan yang dilakukan akan kembali dalam bentuk kebaikan. Ia pun mendoakan agar seluruh lulusan diberikan keberkahan dan kemudahan dalam melanjutkan perjalanan pendidikan maupun kehidupan mereka.
Lulusan Terbaik Terima Penghargaan
Panitia Wisuda Angkatan Ke-5, Abdul Ajis, B.B.A., menyampaikan bahwa setelah seluruh rangkaian wisuda selesai, para siswa yang sekaligus menjadi santri di pesantren dijadwalkan mulai kembali ke kampung halaman masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil meraih prestasi terbaik selama menjalani pendidikan.
Penilaian lulusan terbaik dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari nilai harian, Penilaian Tengah Semester (PTS), Penilaian Akhir Semester (PAS), hingga prestasi dan aktivitas nonakademik.
Dua siswa yang berhasil memperoleh predikat lulusan terbaik adalah Rio Rahman Mubarok asal Purwakarta dan Nani Kurnia asal Karawang.
Selain penghargaan bagi lulusan terbaik, siswa yang meraih peringkat pertama, kedua, dan ketiga juga mendapatkan apresiasi dari sekolah berupa trofi serta piagam penghargaan.
Melalui penyelenggaraan wisuda tersebut, Yayasan Pendidikan Islam Fathonul Burhan berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mempertahankan karakter dan nilai-nilai kesantrian, serta menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.(admin)